PULAU SERIBU: TELUSURI KEUNIKAN PULAU PARI YANG UNIK MEMANJAKAN MATA

Sudah pernah dengar tentang Pulau Pari? Pulau Pari merupakan salah satu pulau yang berada di wilayah kepulauan seribu, Jakarta. Wisata pulau pari berkembang semenjak tahun 2011 setelah ramainya wisata berbasis penduduk di Pulau Seribu. Beberapa pulau yang sudah lebih dulu ramai dengan wisata pantai ini seperti pulau untung jawa sebagai pulau wisata yang dikembangkan oleh Pemda DKI, disusul oleh Pulau Pramuka yang kemudian diubah menjadi ibu kota Kabupaten Kepualuan Seribu,

Lalu Pulau Tidung yang fenomenal dengan jembatan cinta, baru kemudian Pulau Pari yang terkenal dengan pantai pasir perawan. Masing-masing pulau ini memang mempunyai ciri khas sendiri dan menjadi keunikan yang dikenal oleh wisatawan.

Pulau Pari adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia.


Pulau ini berada di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta. Dengan pantainya yang berpasir putih dan berair bening kehijauan, Pulau Pari menjadi salah satu objek wisata di Kepulauan Seribu.
Dengan kapal cepat, Pulau Pari bisa ditempuh 1-1,5 jam dari Dermaga Marina di Ancol atau dari Pelabuhan Kaliadem di Muara Angke, Jakarta Utara. Pulau ini relatif dekat dengan Pulau Rambut, Lancang, Tidung, dan Pulau Pramuka yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu. Dari beberapa pulau itu, Pari bisa ditempuh kurang dari 30 menit. Pari menjadi salah satu titik singgah kapal-kapal cepat angkutan umum milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang melayani rute Muara Angke-Kepulauan Seribu dua kali sehari.


Tiga obyek yang menjadi andalan Pulau Pari adalah Pantai Perawan, Dermaga Bukit Matahari, dan Pantai Pasir Kresek. Ketiganya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Pendapatan dari usaha pariwisata dikelola untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas wisata, kebersihan dan perawatan, serta pembiayaan kegiatan sosial masyarakat.
Selain pemandangan pantai berpasir putih dan air bening, pengunjung Pulau Pari ditawari paket keliling perkampungan dengan sepeda, menyelam di perairan dangkal (snorkeling), serta menjelajah perairan tepi dengan sampan atau kapal cepat. Seluruh paket wisata diselenggarakan oleh masyarakat sebagai penyedia jasa, mulai dari jasa penyewaan alat, pemandu, dan penginapan.

Transportasi:
 Kalian bisa menggunakan Kapal Cepat dari Dermaga, Muara Angke. Jakarta Utara. Waktu temput ke Pulau Pari bisa sampai 60-90 menit. Harga tiket kapal ini relatif murah sehingga banyak wisatawan yang menggunakan transportasi ini untuk berkunjung kesana. 

Kita juga bisa menggunakan kapal speedboat dari Marina Ancol jika mau lebih nyaman dan hanya 45 menit – 1 jam perjalanan. Tiket kapal speedboat ini memang jauh lebih mahal dibanding dengan kapal ojek, tapi sebanding dengan kenyamanan yang didapat juga. Nah tinggal kita mau pilih yang mana untuk trasportasinya yang penting bisa menikmati liburan dan suasana wisata pulau pari. 


0 Comments