Hallo Bro kali ini kita ke arah Indonesia Timur ya.
Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Indonesiaku
Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Indonesiaku
CURUTADVENTURE. Kabupaten Wakatobi adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Wangi-Wangi, dibentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2003, tanggal 18 Desember 2003. Luas wilayahnya adalah 823 km² dan pada tahun 2011 berpenduduk 94.846 jiwa.
Wakatobi juga merupakan nama kawasan taman nasional yang ditetapkan pada tahun 1996, dengan luas keseluruhan 1,39 juta hektare, menyangkut keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia.
Kabupaten Wakatobi berbentuk kepulauan dan terletak di tenggara Pulau Sulawesi. Secara astronomis, Kabupaten Wakatobi berada di selatan garis khatulistiwa, membujur dari 5,00º sampai 6,25º Lintang Selatan (sepanjang ± 160 km) dan melintang dari 123,34º sampai 124.64º Bujur Timur (sepanjang ± 120 km).
Keindahan dan kekayaan kawasan Taman
Nasional Wakatobi sebenarnya sudah terkenal di mancanegara, terutama
setelah Ekspedisi Wallacea dari Inggris pada tahun 1995 yang menyebutkan
bahwa kawasan di Sulawesi Tenggara ini sangat kaya akan spesies koral.
Di sana, terdapat 750 dari total 850 spesies koral yang ada di dunia.
Konfigurasi kedalamannya bervariasi mulai dari datar sampai melandai ke
laut dan di beberapa daerah perairan terdapat yang bertubir curam.
Bagian terdalam perairannya mencapai 1.044 meter.
Pariwisata bahari adalah aktivitas
wisata yang sudah lama dikenal dan merupakan pariwisata andalan di Taman
Nasional Kepulauan Wakatobi. Kekayaan biota laut ini tidak lain karena
hamparan terumbu karang yang sangat luas di sepanjang perairan dengan
topografi bawah laut yang berwarna-warni seperti bentuk slop, flat, drop-off, atoll dan underwater cave.
Lebih dari 112 jenis karang dari 13 famili diantaranya Acropora formosa, A. Hyacinthus, Psammocora profundasafla, Pavona cactus, Leptoseris yabei, Fungia molucensis, Lobophyllia robusta, Merulina ampliata, Platygyra versifora, Euphyllia glabrescens, Tubastraea frondes, Stylophora pistillata, Sarcophyton throchelliophorum, dan Sinularia spp yang tinggal harmonis bersama penghuni bawah laut lainnya.
Kekayaan jenis ikan yang dimiliki taman nasional ini sebanyak 93 jenis ikan diantaranya (Cephalopholus argus), takhasang (Naso unicornis), pogo-pogo (Balistoides viridescens), napoleon (Cheilinus undulatus), ikan merah (Lutjanus biguttatus), baronang (Siganus guttatus), Amphiprion melanopus, Chaetodon specullum, Chelmon rostratus, Heniochus acuminatus, Lutjanus monostigma, Caesio caerularea, dan lain-lain.
Taman Nasional Wakatobi juga menjadi tempat beberapa jenis burung laut seperti Angsa-Batu Coklat (Sula leucogaster plotus), Cerek Melayu (Charadrius peronii) dan Raja Udang Erasia (Alcedo atthis) bersarang. Beberapa jenis penyu juga menjadikan taman ini sebagai rumah mereka seperti penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).
Perairan Wakatobi memiliki tamu setia
yang menjadikan perairan Wakatobi sebagai taman bermainnya, tamu itu
tidak lain dan tidak bukan adalah ikan paus sperma (Physeter macrocephalus).
Biasanya, kawanan paus sperma berada di Wakatobi pada bulan November,
saat belahan bumi lain membeku. Pada bulan tersebut perairan Wakatobi
relatif lebih hangat dan berlimpah pakan yang bisa mengenyangkan perut
kawanan paus. Tidak hanya itu Wakatobi juga menjadi tempat bermain ikan
pari Manta (Manta ray) yang ukuran tubuhnya tergolong raksasa.
Pari Manta merupakan salah satu jenis ikan yang khas dan unik, yang
hanya terdapat di perairan tropis.
Keberadaan 25 buah gugusan terumbu
karang dan kedalaman yang ideal menjadikan perairan di Taman Nasional
Kepulauan Wakatobi tempat yang ideal bagi berbagai jenis biota laut
untuk tinggal, menjadikan penghuni laut di sini memiliki nilai estetika
dan konservasi yang tinggi.
Transportasi:
Anda bisa menggunakan pesawat dari Jakarta
menuju Wakatobi dengan tujuan Kendari, ibu kota Sulawesi Tenggara,
kemudian melanjutkan perjalanan dengan kapal langsung ke Wanci di Pulau
Wangi-Wangi. Wanci merupakan pintu gerbang pertama memasuki kawasan
Taman Nasional Wakatobi. Kapal reguler menuju
Pulau Wangi-Wangi berangkat tiap pagi pukul 10 dan akan tiba di tujuan
sekitar 10 sampai 12 jam kemudian. Dari Wangi-Wangi, perjalanan ke
pulau-pulau lain bisa ditempuh dengan perahu-perahu sewaan atau perahu
reguler yang sederhana, tetapi cukup aman.
Mungkin itu aja nih bro info artikel tentang Taman Nasional Wakatobi.
Semoga teman-teman berminat kesini ya soalnya tempatnya yang indah dan pengunjungnya juga dari mancanegara lho.
See bro!
Salam Indonesia.
Semoga teman-teman berminat kesini ya soalnya tempatnya yang indah dan pengunjungnya juga dari mancanegara lho.
See bro!
Salam Indonesia.


0 Comments